Breaking News

Hubungan Langgeng Dengan Prinsip “Terima Apa Adanya”


Semua orang pasti ingin disukai oleh pasangannya dengan tulus, apa adanya, dan tanpa pamrih, alias cinta tanpa kriteria. Namun bagaimanapun, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak jarang kali ada sedikit kemauan untuk menerima sesuatu yang lebih dan bercita-cita balasan dari pasangan. Akan tetapi, ketika kita memakai prinsip menerima apa adanya alias tidak pamrih terhadap pasangan, apakah hubungan dipastikan awet?

Sebetulnya, cinta tanpa kriteria tersebut apa, sih?

Anda barangkali sering mendengar istilah unconditional love alias cinta tanpa kriteria, entah tersebut dari lirik lagu atau pembicaraan tokoh novel kesayangan Anda. Banyak orang yang memandang bahwa cinta tanpa kriteria hanya dipunyai oleh hubungan orangtua terhadap anak atau sebaliknya, sebab hubungan dua-duanya tidak pernah menginginkan balasan apa juga dari kasih sayang yang diberikan.

Yang jadi pertanyaan, apakah cinta tanpa kriteria ini juga dapat dialami oleh orang dewasa, terlebih untuk mereka yang sedang dimabuk asmara? Sebaiknya, ketahui dulu makna cinta tanpa kriteria tersebut sendiri.

Dikutip dari Verywell, cinta tanpa kriteria berarti menerima apa adanya dan rela membahagiakan orang beda tanpa menginginkan balasan. Maksudnya kita tidak pamrih dan tidak mempedulikan deviden yang bakal didapatkan. Yang penting ialah semakin kita menerima pasangan apa adanya, maka semakin bahagia yang kita rasakan.

Tanpa disadari, urusan ini telah diperlihatkan oleh sebuah riset yang diterbitkan pada Psychiatry Research: Neuroimaging tahun 2009 silam. Saat Anda menyukai dan menerima pasangan apa adanya alias tanpa pamrih, bagian benak yang berhubungan dengan sistem penghargaan bakal bekerja paling aktif di masa-masa yang bersamaan.

Ketika bagian benak tersebut aktif, secara otomatis bakal timbul rasa bahagia, senang, dan puas. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin besar perasaan cinta tulus yang kita berikan, maka semakin besar pula kebahagiaan yang bakal Anda rasakan.

Apakah menerima pasangan apa adanya memastikan hubungan langgeng?

Mencintai pasangan tanpa kriteria memang lebih sering diperlihatkan dengan menyerahkan semua yang ia mau atau menerima pasangan apa adanya. Namun bagaimanapun, kita tetap perlu menyimak batasan-batasan lumrah dalam berpacaran agar hubungan langgeng dan awet.

Perlu disalin juga bahwa langgeng atau tidaknya hubungan tergantung dari jati diri si pasangan. Contohnya begini, Anda menyukai seorang pecandu alkohol, pecandu narkoba, atau penipu besar yang tidak jarang kali menipu dan bahkan meremehkan Anda. Kasus laksana ini pasti tidak dapat digolongkan sebagai cinta tanpa kriteria, malah lebih tepatnya digolongkan sebagai hubungan tidak sehat alias toxic relationship.

Jika hubungan asmaranya saja telah tidak sehat, maka bagaimana barangkali ini dapat membawa kita berdua ke dalam hubungan yang langgeng? Jadi singkatnya, menerima pasangan apa adanya bukan berarti kita menoleransi segala format pelecehan atau kekerasan dalam hubungan. Ini mengenai bagaimana pasangan Anda pun mampu memberikan akibat yang baik guna hubungan asmara kita berdua.

Komunikasi mesti kuat andai mau menerima apa adanya

Kunci urgen untuk menemukan hubungan langgeng sebenarnya terletak pada komunikasi. Semakin baik komunikasinya, maka kita berdua juga jadi lebih gampang untuk menerima satu sama lain. Dengan keterbukaan, seluruh masalah kecil hingga masalah besar sekalipun bakal lebih gampang terlewati. Dan yang tak kalah penting, hubungan langgeng tidak lagi menjadi mimpi untuk Anda berdua.

Tidak ada komentar