Breaking News

Modifikasi Honda RC51 Berharga Rp 2,3 Milyar Super Seksi



Motor sport full-fairing terbilang cukup sulit dan jarang untuk dimodifikasi, karena meskipun tak diberikan sentuhan tambahan nuansa elegan dan sporty syarat akan kecepatan sudah menyelimutinya. Namun tidak untuk kakak-beradik asal Perancis ini. Dengan keahlian dan kejeliannya, Honda RC51 menjadi lebih seksi, elegan, namun tetap sporty.


Adalah PRAËM, rumah modifikasi yang Sylvain dan Florent Berneron bangun bersama. Memiliki pengalaman di mesin dan desain motor sport, mereka merancang beberapa roda dua prototype yang mampu membuat pencintanya berdecak kagum. Salah satunya ialah Honda RC51.


Sudah menggendong mesin berkapasitas 999cc, 90-degree liquid-cooled, DOHC, V-Twin bertenaga RC51 (VTR1000 atau RVT1000R) tidak membuat mereka puas. Dengan berbagai usaha, motor sport dari Honda karya kakak-beradik itu mampu merilis tenaga maksimum hingga 20 persen lebih besar dari versi standarnya dengan bodi yang lebih aerodinamis dan menggiurkan.


Pertama, RC51 lansiran 2002 itu dilucuti dari bagian bodyword dan pencahayaannya. Menggunakan solid stock geometry, desain bergaris membuat motor tersebut seketika menjadi misterius. Tapi perjalanannya tidak mulus, ketika mencoba memasangkan desain terbarunya itu ternyata mereka menemukan beberapa masalah yakni overheat dari silinder belakang dengan tangki. Ya, itulah kesalahan pertama dan terakhir mereka ketika membangun RC51 versinya yakni melakukan modifikasi dari badannya dulu, bukan mesin dan hal lainnya yang berkaitan dengan itu.


Tak makan banyak waktu, motor pun langsung dipasangkan katup titanium, engkol yang lebih ringan, piston dengan kompresi tinggi, Power Commander, ram air intake, racing filter, titanium headers dengan pipa stainless, serta hal lainnya. Hasilnya, RC51 karya PRAËM mampu merilis 165 daya kuda dan torsi sampai 92.2 ft-lbs.


Untuk mengakomodasi peningkatan kekuatan yang lebih dari 20 persen tersebut, Berneron bersaudara memilih untuk menggunakan VTR1000 elit dengan unit radial CNC Brembo dengan SICOM carbon ceramic disks. Suspensinya juga sudah menggunakan dari unit Öhlins yang dicustom pakai warna blacked-out finish dipadukan dengan FGR300 didepan dan TTX36 monoshock. Sepasang roda dengan serat karbon ROTOBOX yang ringan dibalut ban Bridgestone Supercosa SC2 Pirelli Diablo pun mendukung kenikmatan berkendara dengan motor fairing ini.



Bagian tubuhnya dibalut oleh alumunium dan panel baja hingga bagian ekornya. Pelat nomornya pun sudah alumunium yang dipadu padankan dengan serat karbon. 


'Jagoan' bersaudara itu menyebutkan ada konsep 'grand tourer' dari Aston Martin DB9 di desain yang menyelimuti RC51 buatannya. "Ini sangat cepat dan bertenaga namun juga elegan serta timeless. Tujuan kami untuk membangunnya agar dikendarai dengan nyaman diberbagai kebutuhan (sehari-hari atau motor turing atau kombinasi antara keduanya sekaligus)," kata Sylvain dikutip dari motor1.


Belum ada rencana PRAËM untuk menjualnya. Namun diperkirakan motor tersebut seharga $120-180K atau Rp 1,5-2,3 milyar dengan nilai tukar hari ini. 

Tidak ada komentar