Breaking News

Cara Bijak Berikan Waktu Anak Bermain Gadget


GADGET tidak bisa dilepaskan dari masa perkembangan anak generasi alfa. Pasalnya, anak-anak yang lahir pada 2010, yang lahir dari ibu dan ayah bagian dari generasi milenial sudah akrab dengan gadget sejak lahir.
Padahal, anak-anak memiliki setiap fase perkembangannya sendiri. Fase pertama saat setelah anak lahir adalah fase anak memulai indera penglihatan dan sentuhan. 
Selanjutnya, memasuki usia 3 bulan anak sudah mampu mengontrol gerakan tangan dan kaki serta senang mengeksplor hal-hal yang ada di sekitarnya. Pada usia 6 bulan anak mulai bisa duduk atau merangkak dan saat memasuki usia 9 dan 12 bulan anak memasuki tahap perkembangan yang sangat aktif, hingga usia 18 bulan dan seterusnya anak mulai berimajinasi dan mengeksplor hal-hal baru.
Lalu, kapankah saat yang tepat untuk mengenalkan anak pada gawai alias gadget? Seorang penulis sekaligus pemerhati parenting Noella (Ui) Birowo, M. Sc angkat bicara, menurutnya anak-anak sebaiknya mengenal gagdet mulai usia dua atau tiga tahun, dengan durasi bermain sehari paling lama 30 menit.
"Setiap anak bisa berbeda durasinya, tergantung dengan mood anak tersebut. Tapi, sebaiknya bataskan paling lama sehari 30 menit. Dengan pembagian waktu tiap 10 menit diselingi kegiatan lain," tutur Ui dalam kesempatan jumpa pers ELC, di Jakarta, Kamis (15/2/2018).
Ui juga menambahkan, orangtua perlu mengetahui pula selain tablet dan handphone, televisi pun termasuk gadget yang harus dibatasi penggunaannya oleh anak. Hal tersebut penting diketahui orangtua agar anak tetap bisa lebih banyak berinteraksi dengan anggota keluarga lain daripada bermain dengan gadget.
"Anak-anak generasi alfa lebih cepat ngulik tekno. Tapi, kelemahannya mereka akan gampang bosan, karena gadget hanya one way seharusnya anak-anak dapat two way communication bersama orangtua dan anggota keluarga lain," tambah ui.
Sementara, jika anak sudah berusia dua atau tiga tahun, Ui menuturkan lebih baik bermain di luar ruangan. Bagi orangtua yang bekerja jika tetap ingin bermain bersama anak, setidaknya siapkanlah minimal 30menit sehari untuk bermain bersama anak.
"Anak yang tidak bermain di luar akan sulit konsentrasi. Di luar juga semua indera anak dirangsang, seperti pendengaran, penciuman, sentuhan, dan lainnya," imbuhnya.
Namun, bagi orangtua yang sudah terlanjur memberikan gadget secara bebas pada anak, Ui mengatakan tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai mengajak anak bermain dengan permainan yang nyata. Tapi, memang adaptasinya cukup sulit diterapkan.
"Di bawah usia tiga tahun harus diberi mainan yang nyata, kalau digadget kan tidak nyata. Jadi, bisa melatih dan merangsang sensorik anak. Anak juga bisa memasukan apapun yg dipegang ke dalam mulut, gadget cukup berbahaya, karena termasuk elektronik," tandas Ui.

Tidak ada komentar